FIM 11, 25 Oktober 2011

Forum Indonesia Muda 11

Selasa, 26 Oktober 2011

 

 

 

 

Singkat, hari ini saya banyak belajar dan ‘mengalami internalisasi’ mengenai bagaimana menjadi ‘orang yang dipimpin’ yang baik. Hari ini telah runtuh tembok-tembok tebal pikiran dangkal saya bahwa menjadi pemimpin adalah cara terbaik untuk berdakwah, untuk bermanfaat.

 

Disini, Allah SWT menakdirkan saya untuk sepenuhnya menjadi jundi. Disini, saya sepenuhnya Allah ‘hajar’ untuk menempa mental ‘dipimpin’, Allah ‘hajar’ ego-ego kepemimpinan dan kemenonjolan.

 

Bukan putus asa dan depresi, justru kedewasaan ‘berjamaah’ saya sangat ditempa, ke-lapang dada-an saya justu diasah. Hal ini justru bikin kelegaan dalam diri saya.

 

Ya, kelegaan. Kelegaan u/ tidak menjadi pemimpin, u/ tidak menonjol. Hari ini saya tersadarkan betapa rendahnya diri ini, hehe. Asik!

 

Tidak masalah kalaupun kesempatan aktualisasi saya di FIM 11 hanya sejauh ini. Sungguh, sebuah kesadaran jauh lebih mahal daripada sebuah tempaan kematangan. Sebuah kesadaran akan memompa ikhtiar dan tujuan jauh lebih kuat dan sustainable. FIM 11 berharga mahal, FIM 11 mengajarkan saya sebuah kesadaran.

 

Dengan ini, hikmah besar hari 2 adalah fase 2 kepemimpinan; menjadi jundi yang baik.

Luruskan niat, hancurkan ego eksistensi.

 

#FIM11

~ by Poundra Adhisatya Pratama on 29/10/2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: